Aneh ! Bantuan Sosial Tunai KKP Tanpa Koordinasi Dengan DKP Lamsel

PODIUM, LAMPUNG SELATAN,– Pasangan suami istri (Pasutri) dalam satu keluarga, menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Bansos Tahun 2020, senilai Rp. 300.000,- perbulan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Daerah Lampung Selatan.

Dari temuan media dilapangan, dengan hal adanya bantuan Sosial BST dari DKP, yang diterima oleh pasangan suami istri dalam satu kepala keluarga (KK), bisa menimbulkan kecemburuan sosial dilingkungan masyarakat itu, Selasa (24/11/20).

Saat di temui di Kantornya, Dr. Meizar Melanesia selaku Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten Lampung Selatan mengatakan, Benar adanya Bantuan Sosial Tunai (BST) Bansos dari Kementrian Kelautan dan Perikanan yang diterima masyarakat .

” Bantuan dan itu ada dan sudah selesai, soal berapa banyak jumlah penerimanya saya kurang hafal , karena urusan itu sudah saya serahkan kepada sekretaris saya bapak Dwi , mungkin nanti untuk lebih Detailnya tanya kedia langsung, yang jelas bantuan itu ada ” , Jelas Meizar.

” Seandai kata ada masyarakat yang menerima bantuan ganda, secara teorinya bantuan ganda itu tidak boleh, kam pun tidak bisa memperosesnya atau memberikan sangsi, karena data bantuan itu langsung diberikan oleh pusat, dan dari pusatlah yang menentukan siapa Orang orangnya yang berhak menerima bantuan tersebut “, Ujarnya.

Data itu dari pihak pusat yang mengeluarkan , kita juga di kasih tahu dari pusat menjelang satu hari lagi akan adanya pencairan itu, saya kaget dan marah marah kepada orang pusat, gimana orang pusat ini cara kerjanya kenapa kayak gini “, Tegas Meizar.

” Sehingga belakangan ini ada informasi kayak gini, yang pasti akan kita tindak lanjuti dan akan kita liat dulu, karena data ini bukan dari kami yang memberikan kepusat, tapi pihak pusat yang memberikan data itu kepada kami, kita ini hanya kelewatan saja ” , Terangnya.

” Saya marah marah , seharusnya mereka yang dari pusat koordinasi terlebih dulu dengan kita di Dinas Perikanan Lampung Selatan ini, kami hanya mengetahui data tersebut dari pusat yang kami terima, bahwa Sanya hari ini ada pembagian bantuan itu”.

” Kita akan cek kembali dan akan kita hubungi pihak pusat kok bisa terjadi begitu, hingga ada Suami istri dalam satu Kepala Keluarga yang menerima Bansos BST dari Kementerian Perikanan dan dengan¬† dasarnya apa kok tiba tiba pusat bagi bagi BST itu , dan tidak adanya koordinasi terlebih dahulu kepada kita, seharusnya mereka telpon kami dan minta data dari kami terlebih dahulu”, Tutup Meizar.(HSN).