Antisipasi Meluapnya Air Hujan Masyarakat Desa Tengkujuh Lakukan Gotong Royong

PODIUM, LAMPUNG SELATAN ,- Guna mengantisipasi meluapnya air hujan menggenangi jalan propinsi Pesisir Kalianda seperti beberapa bulan yang lalu, masyarakat setempat beserta Aparatur Desa Tengkujuh Kecamatan Kalianda Bergotong royong membersihkan Tumpukan sampah di sepanjang Gorong gorong Desa Tengkujuh Kecamatan, Kamis (01/10).

Selain melakukan pembersihan sampah di sepanjang gorong gorong akibat Penumpukan sampah dari pembuangan masyarakat setempat sehingga menutupi aliran air, dengan inisiatif aparat desa Tengkujuh juga mencoba untuk menutupi jalan raya utama Pesisir yang berlobang di desa tersebut dengan menaburi batu split .

Kepala desa Tengkujuh Bustami mengatakan , selain melakukan gotong royong pembersihan sampah di Gorong gorong, aparatur desa beserta masyarakat pun berinisiatif untuk menutupi jalan raya utama Pesisir dengan batu Split.

” Kami Aparatur desa Tengkujuh bersama masyarakat setempat melakukan gotong royong pembersihan Sampah sepanjang Gorong gorong, tepat berada di perbatasan dua desa ,antara desa tengkujuh dan desa Jondong Kecamatan Kalianda “.

” Selain membersihkan sampah , dengan inisiatif aparatur desa, juga melakukan penimbunan jalan Propinsi yang berlobang dengan batu split, yang ada di desa kami, karena sangat berbahaya bagi pengguna jalan utama Pesisir ini”, Ungkap Bustami.

Bustami pun menambahkan dan Berharap Kepada Pemerintah dan Dinas terkait, untuk segera Mpernaiki jalan utama Provinsi yang ada di pesisir kecamatan Kalianda dan Kecamatan Rajabasa.

” Saya akan mengajukan permohonan kepada Dinas PU Provinsi Lampung melalui Dinas Pu kabupaten Lampung Selatan , Untuk segera memperhatikan dan segera melakukan perbaikan jalan Provinsi yang ada di dua kecamatan yakni di kecamatan Kalianda dan Kecamatan Rajabasa, yang dalam kondisi parah terdapat banyak jalan berlobang di sepanjang jalan pesisir “.

” Saya juga menghimbau kepada masyarakat dan aparatur desa Tengkujuh untuk tidak lagi membuang sampah Rumah tangga di aliran kali , karena bisa mengakibatkan tersumbatnya aliran air hingga menyebabkan banjir atau meluapnya air kejalan dan tidak menutup kemungkinan luapan air akan masuk ke dalam rumah warga”, Ujar Bustami. (HSN)