ASDP Bakauheni Sukses Hadapi Arus Balik Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022

PODIUM, Lampung Selatan ,-  PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni, Lampung Selatan Terbilang Sukses menghadapi Arus Balik Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 Masehi.

Perlu diketahui, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Pembangunan Manusia, Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy
saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Pelabuhan Bakauheni pada hari Rabu, 04 Mei 2022 menyampaikan bahwa, Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran tahun ini akan terjadi pada Tanggal 6 sampai 8 Mei 2022.

Prediksi arus balik lebaran yang disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beberapa hari yang lalu memang benar terjadi. Karena dari Tanggal 6 sampai 7 Mei 2022, jumlah pemudik terus meningkat baik Pejalan Kaki, Kendaraan Roda Dua (R2) ataupun Kendaraan Roda Empat (R4) atau lebih.

Meskipun pada puncak arus balik lebaran jumlah pemudik yang menggunakan jasa angkutan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni terbilang Padat, berkat kerjasama dan sinergi antar instansi terkait dalam mensukseskan Angkutan lebaran tahun ini berjalan dengan baik dan lancar.

Jika dibandingkan dengan momen yang sama pada tahun lalu, antrian kendaraan sangat panjang sampai ke jalan Toll. Artinya berdasarkan pantauan dilapangan selama arus balik lebaran PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni terbilang sukses dan lancar menghadapi puncak arus balik lebaran 1443 H/ 2022 Hijriah.

Iyan salah satu pengguna Jasa kendaraan roda dua menyampaikan, setiap menghadapi arus balik lebaran dipelabuhan Bakauheni selalu terjadi antrian kendaraan yang panjang, bahkan kemacetan kendaraan roda empat sampai ke jalur tol.

Tetapi, angkutan lebaran tahun ini di pelabuhan Bakauheni tidak ada kemacetan dan antrian yang panjang, meskipun kendaraan arus balik terlihat ramai. Lanjutnya.

“Artinya pelayanan ASDP di Angkutan lebaran tahun ini sangat bagus, ini buktinya tidak terjadi antrian dan kemacetan seperti dulu.” Ujarnya

“Pertahankan saja pola dan sistem pelayanan yang dilakukan pada angkutan lebaran tahun ini, agar tidak terjadi antrian panjang dan terjadi kemacetan di tahun berikutnya” Tukasnya (Rizki/Hsn)