BPKAD Way Kanan Sebut Dana Alokasi Khusus Bagi Kelompok Tani Sudah Bisa Dicairkan

PODIUM, WAYKANAN – Berawal dari keluahan masyarakat kelompok tani di kecamatan Baradatu, kabupaten Way Kanan yang mempertanyakan alasan keterlambatan pencairan Dana Alokasi Khusus(DAK) tahap kedua.

keluhan itu sempat datang dari salah satu kelompok tani yang mendapatkan bantuan sumur bor dari alokasi dana DAK di Dinas Pertanian.

“Kenapa, khususnya kami kelompok tani yang mendapat DAK belum juga bisa di cairkan di tahap dua ini. Sementara dana tahap pertama sudah di alokasikan untuk perkerjaan,”kata salah satu anggota kelompok tani yg nggan disebutkan namanya, Rabu (23/10).

“Bahkan kami juga saat ini masih terlilit hutang kepada pihak tertentu dan akan bisa dibayarkan jika dana tahap ke dua sudah diterima,” kata dia.

Pihaknya sudah berupaya mengkonfirmasi pihak terkait yakni Dinas Pertanian Way Kanan terkait permasalahan tersebut. Tetapi jawaban dari pihak Dinas bahwa dana tahap kedua belum masuk Kas daerah.

Ketika di konfirmasi Dinas BPKAD Waykanan mengenai keluhan para
kelompok tani, Rabu (23/10), Jumadi selaku bendahara menjelaskan, bahwa dana itu sudah masuk kas daerah pada minggu lalu.

“Untuk dana DAK itu suda kami terima dan dapat di cairkan. Mungkin saja dari pihak kelompok tani belum berkordinasi dengan dinas pertanian,”ujarnya.

Mengenai pencairan DAK tahap dua, kata dia, khususnya yang mendapat bantuan baik dari Dinas Pertanian maupun Dinas Pendidikan, dana sudah ada dan bisa dicairkan.

“Semua yang mendapatkan DAK bisa langsung di cairkan sesuai dengan prosedurnya.” jelas dia. (ZM)