Cegah Corona, AWPI Minta Pemda Atasi Kelangkaan Masker dan Hand Sanitizer

PODIUM, BANDARLAMPUNG – Belum ada tindakan konkrit pemerintah daerah terkait kelangkaan masker dan Hand Sanitizer khususnya di Bandarlampung.
Mengingat, sudah dua pekan ini penyebaran virus corona di Lampung mulai gencar bahkan angka penderita sudah mencapai ratusan.

Tak ayal kondisi ini menjadi keluhan warga khususnya Bandarlampung yang mengaku kesulitan mencari masker dan hand sanitizer.

“Lampung kan mulai diserang Virus Corona itu, nah salah satu upaya yang bisa kami lakukan ya antisipasi, salah satu alat bantunya ya masker dan Hand Sanitizer itu. nah masalahnya saat ini tidak ada yang jual lagi, saya sudah keliling,” ungkap Kiki, warga Bandarlampung saat ditemui di salah satu apotik di wilayah Sukarame, Bandarlampung, Minggu (22/3).

Menurut Kiki, terkait kelangkaan masker dan hand sanitizer, pemerintah harus segera ambil sikap dengan mencari solusi.

“Sebelumnya saya masih dengar ada yang jual masker dan Hand Sanitizer meskipun dengan harga sampai 3 kali lipat, nah sekarang malah tidak yang jual lagi, saya juga sempat keliling beberapa apotik besar, memang tidak tersedia lagi baik Masker maupun Hand Sanitizer itu,” ungkapnya.

Ditegaskan Ketua DPC AWPI Bandarlampung Refky Rinaldy, agar pemerintah untuk bersikap tegas terkait langklah pencegahan virus corona.

“Saya harap kali ini pemerintah tidak main-main dalam menangani soal Virus Corona ini, ini soal nyawa,” tegasnya.

Refky menilai, pemerintah daerah terkesan tidak siap untuk menjawab langkah penanganan virus corona.

“Terkesan pemerintah tidak siap menghadapi virus corona. Ini terlihat tidak adanya langkah ril seperti melakukan penyemprotan antiseptik di titik-titik yang dianggap rawan penyeberan virus corona,” ungkapnya.

Untuk itu, kata Refky, langkah kongkriti ini sangat penting untuk memberikan jaminan kenyamanan masyarakat dalam beraktifitas.

“Setidaknya ada langkah sebagai bentuk jaminan kenyamanan masyarakat,” tandasnya.(Red)