Frans Agung Jadi Pemateri Di Kegiatan Hi Weekend

PODIUM, BANDARLAMPUNG – Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fisip Unila Frans Agung Mula Putra menghadiri kegiatan HI Weekend United We Stand, Divided We Fall yang diselenggarakan oleh HMJ Hubungan Internasional di Bukit Mas Cottage and Resto, Sabtu (7/9/2019).

HI Weekend merupakan kegiatan mahasiswa jurusan HI untuk mempererat silahturahmi dan mendapat ilmu yang sesuai dengan tema acara berbeda-beda.

Karena ilmu tidak hanya bisa didapatkan saat jam perkuliahan saja tetapi juga acara-acara lainnya.

Dengan tagline acara ‘United We Stand, Divided We Fall’ acara ini menjadi salah satu bentuk dari semangat persatuan dan kesatuan masyarakat HI Universitas Lampung dalam rangka menanggapi permasalahan disintegrasi bangsa.

Karena ini menjadi isu penting di Indonesia dan menyatukan rasa kekeluargaan serta rasa toleransi terhadap sesama masyarakat HI Universitas Lampung dari berbagai suku, agama, RAS, dan budaya.

Sesuai dengan visi misi Jurusan Hubungan Internasional yaitu progresif dan kolaboratif, pihaknya berkolaborasi dengan IKA FISIP unila dalam menanggapi kasus disintegrasi bangsa ini.

Dalam kegiatan tersebut. Frans Agung Mula Putra selaku ketua umum IKA FISIP Universitas Lampung memberi memberikan materi kebhinekaan dan menanamkan persatuan serta kesatuan.

Kebhinekaan itu penting, dikarenakan semboyan bangsa yang harus tetap dijaga keutuhannya dan di junjung tinggi.

“karena kita semua dari Sabang sampai Marauke memiliki banyak sekali kebudayaan, suku dan ras. Jadi disini peran bhineka Tunggal Ika dalam pemersatu bangsa dan kesadaran akan kebhinekaan itu harus tetap dijaga khususnya mahasiswa fisip unila jurusan hubungan internasional,”ungkapnya.

Sementara itu, ketua pelaksana acara, Heza Oga Mahendra, acara ini dilaksanakan kerena jurusan HI Unila peduli dengan adanya kebhinekaan terlebih adanya kasus – kasus yang mengandung sara seperti yang di rasakan masyarakat di Papua.

“Disinilah bentuk kepedulian kamu bahwa Papua adalah suadara kita semua selain itu juga tentu untuk menguatkan tali silaturahmi sesama jurusan hubungan internasional,”ungkapnya. (Red)