Hama Ulat Grayak Serang Petani Jagung

PODIUM, METRO – Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura provinsi Lampung melakukan pengecekan ke Desa Banjar Sari, Kecamatan Metro Utara.

Langkah ini untuk menindaklanjuti laporan petani atas adanya Hama Ulat Grayak yang merusak tanaman jagung. Hama tersebut baru pertama kalinya ditemukan di Lampung.

“Selain menyerang Kota Metro, kabupaten lain juga ditemukan seperti di Lampung Selatan, Lampung Tengah, Pesawaran dan Lampung Timur, ”kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung Ahmad Chrisna Putra, usai melakukan kunjungan ke Desa Banjar Sari, Jumat (28/6).

Hama Ulat Grayak sudah pernah di temukan di Negara Thailand dan baru masuk ke Indonesia. Masuknya hama ini diduga terbawa angin dan faktor cuaca yang menyebabkan sekitar 130 hektar tanaman jagung terserang Hama Ulat Grayak.

“Selain menyerang tanaman jagung, hama itu juga bisa menyarang tanaman tebu,” jelasnya.

Saat melakukan kunjungan, pihaknya bersama tim melakukan penelitian untuk beberapa pencegahan. Namun sampai saat ini belum ada cara untuk melakukan pencegahannya.

“Kalau rekomendasi obatnya belum ada, tapi hama itu bisa sedikit diatasi dengan Pestisida. Tetapi saat menggunakannya harus meminta bimbingan dari penyuluh karena ulat tersebut masuk melakui pucuk, ” terangnya.

Dari penemuan hama tersebut, Dinas Tamanan Pangan dan Holtikultura akan melaporkan ke Kementerian untuk meminta bantuan mengatasi hama tersebut. (Rls)