Harga Garam Anjlok, Ini Kata Sahlan Syukur

PODIUM, BANDARLAMPUNG, –Anjloknya harga singkong, jagung belum usai, kali ini petani garam ikut merasakan turunnya harga garam mencapai Rp.100 perkilo gram. Jumat (19/03).

Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Sahlan Syukur mengungkapkan, bahwa turunnya harga tersebut, saat ini bukan hanya produk garam saja, namun komoditi lainnya ikut turun menjelang masa panen.

“Terkait ini saya perlu menguras pemikiran juga terkait hal itu, Karena ini tidak bisa juga diselesaikan dengan cara berbicara seperti ini saja. Ini tidak cuma garam bagaimana dengan impor beras dan impor lainya, “kata Politisi PDIP saat di wawancara media di Ruang Komisi II DPRD Lampung.

Menurutnya, Perlu adanya dukungan pemerintah dalam hal mensuport pemuda indonesia, agar menciptakan teknologi canggih, untuk mempercepat hasil garam ini.

” Di Lampung ini masih sangat kurang perhatian pemerintah, karena masih banyak rakyat atau pemuda-pemuda yang pintar untuk menciptakan teknologi yang canggih agar tidak impor garamnya, “ungkapnya

Selain itu, kecerdasan generasi muda sangat penting untuk menciptakan kreatifitas.” Yang dibutuhkan saat ini adalah kecerdasan anak bangsa , seperti peneliti-peneliti di Indonesia ini yang pandai tapi tidak dimanfaatkan, dan cara pemanfaatan nya kita hargai agar dapat menciptakan generasi penerus bangsa, yang mampu bersaing dengan negara lainnya, “tegasnya

Lanjutnya, ia menegaskan perlu adanya perubahan ekonomi untuk menjadikan revolusi industri ekonomi di Lampung khususnya.

” Dalam sejarah ini siapa yang dapat menguasai ekonomi maka dia menguasai dunia, Siapa yang menguasai industri dia Menguasai dunia itu namanya revolusi industri dan ekonomi, “ucapnya

Ia berharap, pemikiran semua elemen masyarakat perlu adanya perubahan, agar kita mampu maju bersaing di negara lain.

” Kemudian mindset perlu dirubah agar bisa maju seperti negara lainya dan juga harus tingkatkan kepercayaan kita kepada daerah kita sendiri, “tandasnya. (*)