Ingin Jadi Ketua KONI Lampung, Ini Persyaratannya

PODIUM, BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memututuskan tidak akan mencalonkan diri sebagai ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2019-2023.

“Yang pasti calonnya bukan saya, tapi yang saya restui,” kata Arinal, Jumat (22/6).

Keputusan menolak untuk menduduki jabatan KONI Lampung, kata dia, karena memahami aturan dalam Permen yang menyebutkan pengguna anggaran tidak diperbolehkan menjadi penerima anggaran.

“Saya membuka peluang kepada yang profesional dan memiliki semangat membina serta kepada orang-orang yang ahli. Tugas saya membantu keahlian itu bisa maksimal,”tegasnya.

Ada tiga kriteria calon ketua KONI. Pertama memiliki keteladanan. Kedua memiliki kemampuan finansial yang kuat. Kemudian ketiga, memberikan perhatian besar kepada cabang-cabang olahraga.

“Kenapa calon ketua KONI harus punya uang? Jangan sampai cari uang dari KONI. Anggaran yang dikelola besar, kalau macet-macet sedikit ketua bisa membantu. Kalau ada yang sanggup silahkan, saya juga sambil mencari siapa kira-kira yang pantas,” katanya.

Dengan begitu, kedepan, Lampung tidak hanya maju di bidang perekonomian, tapi juga bidang olahraga.

“Saya mendorong agar KONI bekerja lebih profesional untuk melahirkan atlet-atlet profesional yang akan mengharumkan nama Lampung di level nasional hingga internasional,”ucapnya. (Rls)