Ini Alasan Nazaruddin Laporkan Ketua Hanura Lampung Ke Polda Metro Jaya

PODIUM, BANDARLAMPUNG – Konflik internal DPD Hanura Lampung terkesan kian memanas dengan adanya aksi saling lapor antara ketua dan wakil ketua ke Polda Lampung.

Kali ini, Wakil Ketua DPD Hanura Lampung Nazaruddin dikabarkan melaporkan Benny Uzer ketua DPD Hanura Lampung ke Polda Metro Jaya atas dugaan penggelapan dana saksi parpol dengan besaran Rp400 juta

Hal ini dibenarkan Nazaruddin. Ia mengaku bahwa pelaporan itu tertera dalam surat tanda bukti lapor bernomor: TBL/4348/VII/2019/PMJ/Direktorat Reserse Kriminal Umum tertanggal 18 Juli 2019.

“Laporan saya ke SPKT (sentra pelayanan kepolisian terpadu) Polda Metro Jaya sudah diterima,” kata Nazaruddin, Jumat (18/7) malam.

Saat melapor, Nazaruddin juga menyertakan bukti berupa print out pengeluaran dana saksi partai senilai Rp400 juta yang didapatkannya saat bertemu Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Oedang (OSO) beberapa waktu lalu.

“Ini sebagai bukti awal laporan, nanti kan laporannya akan dikembangkan lagi oleh penyidik,” ujarnya.

Selain itu, dalam laporannya, Nazaruddin juga menyertakan dua nama saksi, yakni Ali Darmawan sebagai Ketua DPC Hanura Lampung Utara dan Zulnahar Usman selaku Bendahara Umum DPP Hanura.

“Saksi ini nantinya akan berkembang juga, sementara dua dulu yang saya tuliskan,” kata dia.

Saat ditanya mengapa harus melapor ke Polda Metro Jaya, Nazaruddin mengatakan bahwa tempat kejadian perkara (TKP) nya di wilayah Jakarta, tepatnya di kantor DPP Hanura.

“Masalah ini tidak bisa dibiarkan dan jelas merugikan partai, untuk itulah saya membawa persoalan ini kepihak berwajib,” ucapnya. (Red)