Ini Harapan Ketua DPRD Lampung Untuk KPK Periode 2019-2023

PODIUM, BANDARLAMPUNG, – Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid V yang akan dipimpin oleh Irjen Firli Bahuri tidak melakukan intrik-intrik politik.

“KPK dilarang melakukan intrik-intrik bersifat politik, karena ini prinsip. Jadi kembali pada mekanisme dan peraturan Undang-Undang yang ada,”

Meski diberi kewenangan secara independen dalam melakukan penyidikan, kata Mingrum, tetapi lembaga antirasuah yang notabene dibentuk oleh negara harus patuh terhadap UU.

“Soal pelaksanaan tugasnya silahkan saja sesuai sitim dan mekanisme. Karena penegakan hukum itu bukan hanya KPK saja. Tetapi seluruh institusi negara berkewajiban menegakan aturan dilembaga masing-masing. Sebab, KPK bukan superbody,”tegas dia.

Saat disinggung terkait hukuman mati terhadap koruptor, kata Mingrum, itu kembali ke UU.

“Kalau memang ada hukuman mati, itu dari dulu sudah ada. Tetapi dilihat klasifikasinya,”ucapnya.

Oleh karena itu, ia berharap KPK untuk periode 2019-2023 bisa menurunkan angka korupsi di Indonesia, khususnya Lampung.

“Menurut hemat saya, keberhasilan KPK bukan dilihat dari banyaknya orang yang ditangkap. Tetapi indikasi orang untuk melakukan tindak kejahatan korupsi menurun,”ujar dia.

Solusinya, kata dia, KPK harus melakukan pendekatan secara prefentif, bukan refresif. karena dibentuknya lembaga antirasuah ini untuk memperkuat lembaga penegak hukum, seperti kepolisian dan kejaksaan yang nantinya hilirnya ke pengadilan.

“Jadi KPK tidak boleh bekerja sendiri dan tidak terlepas dari lambang-lambang dan panji-panji di Republik ini,”pungkasnya. (Red)