Ini Kata Kades Maja Soal DD, Bumdes dan Bantuan Tsunami

PODIUM, LAMPUNGSELATAN, – Puluhan warga desa Maja Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mendatangi kantor desa, Kamis (28/5/2020).

Kedatangan masyarakat tersebut untuk mempertanyakan pengelolaan dana desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan bantuan tsunami 2019 lalu. mendatangi Kantor desa untuk membahas Dana Desa (DD), Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Bantuan Tsunami.

Berdasarkan informasi yang didapat bahwa, Aparatur Desa diundang kebalai desa oleh puluhan masyarakat guna menjelaskan beberapa item karena aparatur desa terkesan tidak transparan.

Selain dana BUMDes, dana bantuan juga pembangunan Pendidikan anak usia dini (PAUD).

Usia penjelasan dibalai desa, Kades Maja Safrian saat ditemui media mengatakan, pihaknya telah menjelaskan apa yang menjadi pertanyaan masyarakat, sehingga dapat dipahami.

“Apa yang dipertanyakan warga sudah saya jelaskan seluruhnya secara detail. Dimana untuk pembangunan PAUD harus ada surat hibah tanah, kemudian soal mobil Bumdes Jenis Grandmax kenapa tidak ada Merk Bumdesnya, sudah saya sampaikan kepada Ketua Bumdes, mobil itu untuk segera di beri nama atau merk Bumdes Maja tapi tidak juga di beri nama,” jelas Kades Maja.

Sefrian menjelaskan, untuk pengelolaan dana desa yang telah disalurkan sesuai RAPDES yang ada serta bantuan langusng tunai (BLT) dampak covid-19.

” Anggaran Dana Desa (DD) ditransfer ketabungan Bumdes jadi bukan cash, lalu Bumdes menyalurkan ke konfeksi, warung desa, simpan pinjam dan unit penyalur tabung gas desa. Untuk BLT masyarakat Desa Maja berjumlah 146 KK. Sedangkan bantuan dari Komensos dan Pemkab Lamsel sebanyak 104 KK,” jelasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya saat rapat berlangsung, warga masih merasa tidak puas karena ketidak hadiran BPD dan ketua Bumdes. Maka warga meminta untuk dihadirkannya BPD dan Ketua Bumdes disaat pembahasan yang akan datang.

“Kepala desa bukan tidak mau mengundang ketua BPD dan Ketua Bumdes, tetapi kepala desa dan aparatur desalah yang di undang oleh warga kekantor desa tadi pagi,” tutupnya. (HSN).