Inpektorat Lamtim Bakal Periksa Dugaan Rangkap Jabatan Di Panwascam

PODIUM, LAMPUNGTIMUR, –
Inspektorat Lampung Timur bakal memeriksa pegawai kontrak, tenaga honorer dan perangkat desa yang diduga merangkap sebagai pengawal Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Hal ini terkait adanya dugaan akan menerima gaji ‘dobel’. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Inspektorat Drs Sebersyah Goeswi, MM, Jumat (3/1).

Ia membenarkan adanya laporan tembusan dari LSM Gipak terkait perkara tersebut. Ia juga mengakui bakal segera menindaklanjutinya.

Namun demikian Sebersyah Goeswi masih belum mau bicara banyak terkait pemeriksaan lanjutan kedepannya.
“Nanti saja jika sudah selesai pemerisaan saja kita sampaikan semua. Sekarang baru pemeriksaan awal,” singkatnya.

Informasi yang dihimpun, selain akan menerima honor sebagai pegawai pemerintah. Mereka juga akan menerima gaji sebagai Panwascam, mengingat sudah dilantik beberapa waktu lalu di hotel Nusantara Syariah.

Fenomena itu disebut sudah berjalan saat perekrutan sampai dengan pelantikan Panwascam. Padahal sebelumnya ada Lembaga Swadaya Permasyarakat (LSM) yang telag memberikan warning kepada Bawaslu Lampung Timur.

Tetapi Pihak Bawaslu Lampung Timur mungkin menganggap angin lalu dan hal sepele. Selain itu, kuat dugaan Bawaslu Lampung Timur mengindahkan aturan dan amanat UU Pemilu dan UU Pilkada .

Dilain sisi, Ketua LSM Gipak, Arip mendesak Inspektorat untuk mengungkap oknum yang bertanggung jawab dalam kasus dan perkara tersebut sampai ke akar-akarnya.

“Artinya sangat jelas diduga ada permainan oknum yang sengaja berbuat ini. Mungkin tujuannya mencari keuntungan sendiri,” sebut Arip. (YUDI)