Ketika Integritas Menjadi ‘Sabda’

PODIUM, BANDARLAMPUNG – Aktivis Bandarlampung Ilhami secara resmi mendaftar sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandarlampung periode 2019-2024 pada Senin (26/8).

Langkah ini berdasarkan pengumuman pendaftaran calon anggota KPU di 15 kabupaten/kota se Bumi Ruwa Jurai.

Tentunya, pembukaan pendaftaran ini dalam rangka melaksanakan ketentuan PKPU Nomor 7 Tahun 2018 sebagaimana diubah terakhir dengan PKPU Nomor 2 Tahun 2019 tentang seleksi anggota KPU Kabupaten/Kota.

Dengan begitu, memberikan kemerdekaan bagi anak bangsa yang memiliki potensi serta memenuhi unsur serta syarat untuk bertarung secara sehat dan kompetitif.

Seleksi adalah rangkaian kegiatan penjaringan, penyaringan, pemilihan, dan penetapan calon anggota KPU. Sedangkan Tim Seleksi (Timsel) merupakan kelompok orang yang dibentuk Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia untuk menjalankan fungsi seleksi terhadap calon anggota KPU Kabupaten/Kota.

Integritas menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan utuh. Sehingga, kata dia, memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan serta kejujuran.

Maka dari itu, tim seleksi mengemban amanah besar menghasilkan calon anggota KPU yang nemiliki mutu, sifat, potensi, dan kemampuan untuk menjaga kehormatan, kewibawaan, serta kejujuran lembaga penyelenggara pemilu tersebut.

Senada apa yang disampaikan salah satu aktivis, Titi Anggraini beliau merupakan pengamat pemilu dan demokrasi. Integritas jadi mantra yang patut untuk diikuti, ditaati, dan dijalankan.

Menurut Kofi A.Annan aktivis dan pejuang HAM asal Ghana, membangun demokrasi adalah proses yang kompleks. Pemilu hanyalah titik awal tetapi jika integritasnya terganggu, demikian juga legitimasi demokrasinya.

Begitupun ultimatum disela pelantikan timsel KPU kabupaten/Kota Provinsi Lampung dipimpin langsung Ketua KPU RI Arief Budiman, di Hotel Grand Mercure Jakarta, Rabu (7/8/2019) lalu.

Dalam pesannya, pria kelahiran Surabaya meminta timsel bekerja cermat, baik dalam melihat calon maupun mengambil keputusan.
Di akhir pembekalan, Arief menyebut bahwa wajah lembaganya berada di tangan timsel.

Proses rekrutmen yang berjalan transparan dan bisa dipertanggungjawabkan tentunya akan mendapat penilaian positif masyarakat.

Setidaknya kesetaraan antar warga negara. Telah dijamin dalam konstitusi kita, UUD 1945, bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan.

Secara eksplisit, penerjemahan asas umum dalam konteks seleksi penyelenggara Pemilu yang merupakan bagian dari penjaminan hak oleh konstitusi mengandung maksud bahwa setiap warga negara tanpa kecuali dan tanpa diskriminasi berhak untuk mengekspresikan hak politiknya.

Dua hak yang melekat pada diri setiap warga negara adalah hak untuk memilih dan hak untuk dipilih.
Begitun pun makna integritas dalam konsepsi Islam, integritas cukup banyak istilah yang hampir sama pengertiannya dalam konsepsi Islam seperti kata as-shiddiq, al-amin dan istiqamah.

Menyimak Istiqamah yang disampaikan dalam tafsir al-Qurthubiy, istiqamah adalah tegak lurus atau konsisten untuk selalu mentaati baik dalam keyakinan, perkataan, dan perbuatan, kemudian tetap dalam kondisi semacam itu secara terus-menerus.

Secara implisit integritas lebih dekat kepada makna istiqamah di dalam konsep Islam. Di dalam al-Quran ada beberapa ayat yang menyuruh kita untuk memiliki sikap istiqamah di antaranya Surah Fusilat ayat 36 berbunyi “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah” kemudian mereka istiqomah pada pendirian mereka.

Maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.” (QS. Fushilat: 30).

Serangkaian itu adalah satu paket kunci untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Ikhtiar tidak akan ada artinya jika tidak disertai dengan doa, begitu juga dengan doa yang kita panjatkan, tidak akan ada artinya jika kita tidak berikhtiar dan beristiqomah penuh kesungguhan.

Semuanya saling berkaitan dan punya fungsinya dalam kehidupan.
Meluruskan cara pandang rupanya salah satu kunci untuk membuka jalan menuju apa yang di niatkan seseorang sebelumnya.

Dengan demikian, jangan pernah sungkan dan enggan untuk bersimpuh kepada-Nya. berikhtiar karena yakinlah bahwa Allah menyaksikan setiap bagian-bagian proses yang kita lakukan.

Allah maha mengetahui, dan tentunya Allah mengetahui apa yang kita minta, Allah mengetahui apa yang kita Inginkan, Allah pun mengetahui apa yang kita harapkan. Wallahu a’lam bish-shawab.

Penulis : Ilhami