Komisi V DPRD Lampung Belum Terima Penggunaan Anggaran KONI 30 Miliar

PODIUM, BANDARLAMPUNG, – Komisi V DPRD Lampung belum menerima laporan penggunaan anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung sebesar Rp30 miliar. Artinya, sudah telat empat hari dari tenggat yang diberikan Komisi V.

“Sampai hari ini laporan rincian anggaran KONI Lampung sebesar Rp30 Miliar di tahun 2021 belum diterima oleh pihak komisi dan tidak ada konfirmasi terkait keterlambatan pengiriman laporan tersebut,” kata Anggota Komisi V Deni Ribowo di Ruang Komisi V, Senin (3/5).

“Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan kesatuan yang utuh itu berdasarkan ideologi Pancasila,” ujarnya. Jum’at (04/06).

Berlandaskan pada Pancasila, sampai saat ini Indonesia bersatu. Walau berbeda suku, agama, dan ras namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila untuk menjaga Indonesia.

“Kita terdiri dari suku, agama dan ras yang berbeda-beda namun Pancasila menyatukan untuk menjaga NKRI,” tambahnya.

Rahmat Mirzani Djausal yang juga Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung menyampaikan bahwa ditangan pemuda-pemudi bangsa yang mengenal ideologi Pancasila akan membuat NKRI tetap bersatu.

“Maka pengenalan Ideologi Pancasila kepada pemuda-pemudi sangat penting, supaya memupuk rasa mencintai dan menjaga untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya.

Kegiatan yang berlangsung di Jl. Pulau Raya 3, Perumnas Way Kandis, Tanjung Senang, Bandar Lampung. Berlangsung dengan lancar, di ikuti oleh masyarakat sekitar khususnya pemuda-pemudi dan menerapkan protokol kesehatan, menjaga jarak, memakai masker dan pengecekan suhu tubuh.(*)