KONI Diduga Penyebab Pemkab Lampura Raih WDP

PODIUM, LAMPUNGUTARA, – Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menyandang peringkat Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Hal ini membuat kabupaten berjuluk Ragem Tunas Lampung turun satu peringkat dari Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari hasil audit Tim BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI beberapa waktu lalu terhadap laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Lampung Utara tahun 2019.

Sebagaimana diketahui berdasarkan daftar penerima hibah tahun anggaran 2018 yang belum menyampaikan laporan penggunaan hibah, hasil audit BPK tahun 2018 ditemukan sejumlah penerima dana hibah sebesar Rp 14. 712. 139. 000. 00,- belum memberikan laporan penggunaan dana tersebut.

Salah satunya penerima hibah tahun 2018 yang belum memberi laporanĀ  yakni, Koni (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Lampung Utara, dengan kucuran dana hibah sebesar Rp 1. 000. 000. 000. 00,-

Sementara dari keterangan, Jumiah Ketua KONI Lampura, ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu 01/07/2020, mengklaim telah menyerahkan laporan penggunaan dana hibah tersebut.

“kayaknya sudah semua itu, karena kalau tidak ada laporan, tidak mungkin bisa dicairkan oleh masing-masing Cabor (Cabang Olahraga).Jika Cabor belum melaksanakan tugasnya maka tidak akan bisa dicairkan dana itu,” Kata Bu Jum nama singkat Ketua KONI Lampura.

Selain itu, Orang nomor satu KONI Lampura ini diduga buang badan Atas turunnya peringkat tersebut. Karena, menurut dia, Koni hanya perpanjangan tangan dari cabor ke Pemerintah Daerah.

“Yang mengelola itu Cabor, ketika dana itu keluar dari Pemda. Kita hanya melihat dana dari setiap cabor itu berapa. Karena Koni hanya perpanjangan tangan ke Pemerintah Daerah,”ucapnya.(AGS)