KPK Dalami Sitaan Uang Dan Dokumen Dengan Fee Proyek

PODIUM, LAMPUNGUTARA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
menyita uang Rp 54 juta dan USD2,600 saat menggeledah rumah dinas Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara pada Rabu (9/10).

Hal ini merupakan rangkaian OTT orang nomor satu di Lampung Utara oleh lembaga anti rasuah beberapa waktu lalu.

Selain menemukan sejumlah uang di Rumdis Bupati Lampura, lembaga anti rasuah ini juga menyita sejumlah dokumen-dokumen proyek dan anggaran di Dinas PUPR serta Dinas Perdagangan.

“Berikutnya kami akan mempelajari lebih lanjut dokumen-dokumen dan mendalami indikasi keterkaitan uang yang ditemukan di kamar di rumah dinas Bupati tersebut dengan fee proyek di Lampung Utara,”ucap dia, Minggu (13/10).

Berikut beberapa tempat KPK menggeledah 13 lokasi sejak 9-11 Oktober lalu, diantaranya :

– Pada 9 Oktober 2019 lalu di Rumah Dinas dan Kantor Bupati.

– 10 Oktober 2019, Kantor Dinas Perdagangan, Dinas PUPR, Rumah tersangka WHN (Kadinas Perdagangan), Rumah tersangka HWS (Swasta), dan 2 rumah Saksi.

– 11 Oktober 2019 rumah tersangka AIM (Bupati), tersangka RSY (orang kepercayaan Bupati), rumah tersangka CHS (swasta) dan 2 rumah tersangka SYH (Kepala Dinas PUPR). (Red)