Lampung Duduki Peringkat 5 Besar Penyumbang Ranjungan Tingkat Nasional

PODIUM, BANDARLAMPUNG –  Provinsi Lampung menduduki peringkat lima besar secara nasional sebagai daerah penyumbang perikanan ranjungan.

Setiap tahun, provinsi Lampung menyumbang 12 persen perikanan ranjungan ke tingkat nasional yang bersumber dari kabupaten Lampung Timur, Lampung Tengah dan Tulang Bawang.

“12 persen itu sekitar 1.500 ton ranjungan yang dihasilkan dari tiga kabupaten tersebut,”kata Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Lampung Makmur Hidayat usai kegiatan Penandatanganan Rencana Kegiatan Tahunan Terkait Pengelolaan Perikanan Ranjungan Berkelanjutan Pesisir Timur Provinsi Lampung, Rabu (24/7).

Program yang telah berjalan sejak 2016 lalu telah merealisasikan beberapa rencana aksi hinga tahun 2019 ini. Misalnya saja, pembinaan kelompok, pembinaan mutu dan pendaftaran kapal.

“Itu semua dilakukan oleh teman-teman KPPRB bersama DKP dan tiga kabupaten tadi,”jelasnya.

Dilain sisi, ia menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya hasil tangkap ikan nelayan Lampung.

Pertama, nelayan masih memakai armada tradisional. Kedua, kondisi cuaca yang sering berubah-ubah

“Kadang kadang mereka terkendala dua faktor tadi. Jadi diharapkan ada pembenahan armada dan alat tangkap nelayan yang masih memakai jaring dan bubu,”ungkapnya.

“Kita (Lampung) memiliki sekitar 4 ribu nelayan perikanan ranjungan ini,”ucapnya.

Oleh karena itu, ia berharap para nelayan tidak menangkap ranjungan kecil untuk menjaga stok dan jangan melakukan ilegal fishing. (Red)