Lewat Program Aspirasi DPR RI, Bambang Suryadi Serahkan Bantuan 1 Unit Bus Untuk Unila

PODIUM, BANDARLAMPUNG, – Anggota Komisi V DPR RI Bambang Suryadi menyerahan 1 unit bus sekolah untuk Universitas Lampung (Unila), Kamis (17/12).

Bantuan ini dari menteri perhubungan melalui program aspirasi DPR RI. Dalam sambutannya, Anggota Komisi V DPR RI Bambang Suryadi merasa bangga bisa membantu Unila yang merupakan tempat dirinya menimba ilmu.

“Saya merasa bangga, walaupun baru bisa berbuat sedikit untuk Unila. Karena ini kampus saya. Saya juga sempat mendapat ultimatum kalau 1 tahun lagi keluar dari sini untuk menyandang doktor harus selesai,” kata Bambang Suryadi.

Anggota Komisi I DPRD Lampung periode 2014-2019 ini menjelaskan bahwa bus bantuan ini merupakan kendaraan baru yang siap pakai.

“Kemarin ada yang bertanya, apakah bus ini baru ? kok cabutan dari pondok pesantren ?.
Kemarin saya ditelpon, Pak bus mau dikirim kemana, karena posisi di Medan, jadi saya bingung. Saya bilang taruh aja ditempat paling dekat. Jadi bus ini langsung dari Karoseri yang dititipkan di ponpes Lamsel,”jelas dia

Selain itu, ia juga mengaku telah memperjuangkan aspirasi agar Unila memiliki Rusunawa.

“Jadi ini sudah tender untuk membuat asrama mahasiswa. dengan anggaran 15 miliar untuk bangunan 5 lantai. Kemaren mau buat 3 lantai, tetapi mudah – mudahan aspirasi saya didengar sehingga jadi 5 lantai. Pengadaan rumah susun di Unila ini sudah muncul di LPSE,”ucap dia.

Rektor Unila Prof dr Karomani mengucapkan terima kasih atas bantuan yang luar biasa tersebut. “Terima kasih atas bantuannya pak Menteri dan Pak DPR RI,”ucap dia.

Saat ini, Unila memiliki 30 ribu mahasiswa dan 1500 dosen. Kendati demikian, Kampus hijau ini terus menunjukan existensinya dengan menyabet 2 penghargaan dalam 1 Minggu ini.

“Alhamdulillah semakin hari, Unila menunjukan existansi. 1 Minggu kemarin, Unila raih 2 penghargaan. Pertama, juara 6 keterbukaan informasi publik oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Kedua raih juara 9 ajang bergengsi PIMNAS,”ucap dia.

“Kemarin saya mendengar untuk penghargaan yuridis. Bakal dapat penghargaan lagi insya Allah,”ujar dia.

Ia berharap bantuan ini bisa meningkatkan prestasi Unila yang akan datang.

“Saya kira warga Unila patut bersyukur, semoga kedepan berbagai pihak saling bersinergi. Karena tegline kita, Bersinergi dan Berinovasi Demi Negeri,”ungkap dia.

Dirjen Perhubungan Darat yang diwakili Kepala UPTD Wilayah 6 Bengkulu dan Lampung Sigit Wintarso menjelaskan bahwa menjadi hal biasa ketika pelajar membawa kendaraan pribadi. Karena belum tentu semua memiliki SIM, sehingga ini bisa membahayakan keselamatannya.

“Jadi ini perlu kesadaran bersama menjaga salah satu aset masa depan. Kementerian Perhubungan Direktorat Hubungna Darat memberikan bantuan untuk menjamin keselamatan pelajar dengan memanfaatkan angkutan umum massal demi mencegah polusi dan macet,”ungkap dia (Red)