Mahasiswa KKN STAI YASBA Lakukan Penguatan Ekonomi Desa Melalui Pengembangan Unit Usaha BUMDes

PODIUM, RAJABASA, LAMPUNG SELATAN,- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan (YASBA) Kalianda, lakukan penguatan ekonomi Desa, melalui pengembangan dan peningkatan income BUMDes Bumi Lestari Desa Kerinjing, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan (Lamse).

Koordinator mahasiswa KKN Desa Kerinjing Eko Saputra Boy, mengatakan, “BUMDes adalah Badan Usaha Milik Desa, yang mana jika dikelola dan dikembangkan dengan baik bisa memperkuat perekonomian yang berdampak positif bagi masarakat dan salah satu langkah dalam rangka menyambut bonus Demografi Indonesia”, Ungkap Eko.

“Faktanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) masih banyak yang belum mampu bersaing, akibatnya banyak sekali unit usaha BUMDes yang membonsai dalam artian tidak mampu berkembang bahkan tidak sedikit juga yang tutup akibat persaingan yang semakin ketat, antara pelaku usaha dan kurangnya strategi serta manajemen dalam mengelola unit usaha tersebut”, Pungkasnya.

“Dari permasalahan tersebut, kami memiliki program untuk BUMDes, sehingga nantinya dapat membantu untuk berkembang dengan menggunakan disiplin ilmu, yang di dapatkan di bangku kuliah, serta akan melakukan Bimtek dengan mendatangkan tenaga ahli yang sudah kami koordinasikan dengan pihak terkait,” Tambah Eko.

Selain itu, diterangkan Eko bahwa pihaknya akan terus menggali informasi perkembangan BUMDes Bumi Lestari, agar nantinya program-program yang dimiliki dapat diselaraskan untuk pengembangan usaha-usaha yang dikelola oleh BUMDes.

Pada Musyawarah Desa (MusDes) yang dipimpin oleh Pj Kepala Desa Kerinjing bapak Muhammad Sabit dan dihadiri oleh Pemerintah Desa, Pengurus BumDes, BPD, mahasiswa KKN serta unsur-unsur masarakat Desa kerinjing lainya, yang di selenggarakan di Balai Desa, Sabtu (03/04/2021).

Muhammad Sabit, selaku PJ Kepala Desa dalam sambutanya beliau mengharapkan dengan adanya kepengurusan BUMDes yang baru ini bisa menghasilkan potensi-potensi yang jauh lebih baik, sehingga jika ini berkembang dapat menambah dana PAD, menciptakan lapangan pekerjaan, menambah pendapatan masarakat dan serta manfaat-manfaat lainya yang bisa dirasakan oleh masarakat,” pungkasnya.

Kemudian pada kesempatan berikutnya, Arsudin sebagai ketua BUMDes Bumi lestari memaparkan terkait tentang rencana Kerja serta anggaran belanja BUMDes Bumi Lestari. yang akan menjalankan 2 unit usaha, yang pertama sarana produksi pertanian dengan modal belanja 30 juta dan Koperasi simpan pinjam dengan modal awal sebesar 40 juta.
Selanjutnya jika ada masukan-masukan akan kami terima dan akan kita tindak lanjuti,” tutupnya.

Dr. Jainuri, S.Pd, SH, MH, selaku penasehat BUMDes Bumi Lestari, mendukung atas program kerja mahasiswa KKN. Mengingat umur kepengurusan BUMDes yang masih tergolong baru dan masih minimnya sistem manajemen dan adminitrasi serta masih banyak potensi dan peluang sumber daya alam daerah geografis sekitar yang bisa dimanfaatkan dalam menambah pendapatan baik bagi BUMDes maupun masarakat.

Untuk itu saya mendukung dilanjutkan program kerja dari adik-adik Mahasiswa KKN dan berharap dengan adanya sinergi ini bisa membawa BUMDes Bumi Lestari menjadi lebih baik lagi,” tutupnya. (HSN/AL)