Pandemi Covid-19 Memicu Biaya Sekolah Tinggi

PODIUM, BANDARLAMPUNG, – Pandemi Covid-19 yang sudah berusia lebih dari 1 tahun memicu biaya sekolah lebih tinggi. Bagaimana tidak? metode belajar dalam jaringan (daring) anak sekolah justru mengeluarkan biaya kian besar.

Menurut Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni, jika pemerintah memberikan kebijakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) terhadap anak didik, bisa ada kelonggaran dan membantu para siswa.

“Yang begini perlu diperhatikan karena masyarakat tingkat bawah perlu empati dan diperhatikan,” ujarnya, Senin (15/3).

Menurutnya, pada usia Pemprov Lampung saat ini 57 tahun, aspirasi dari kelompok pegiat literasi, juga meminta agar gedung perpustakaan modern yang saat ini masih di bangun. Agar segera jadi dan betul-betul untuk pegiat literasi dalam hal membantu anak-anak sekolah.

“Permintaan mereka, saat bertemu beberapa waktu lalu, mereka meminta Perpustakaan itu, tetap jadi Perpustakaan modern yang khas, dan tak jadi alih fungsi lahannya. Lagi-lagi saya sebagai wakil rakyat, ayolah kita berempati. Tapi yakinlah dengan usia Pemprov Lampung ini ke-57, Pak Gubernur Lampung ingin jadikan Lampung berjaya. Dan Pemerintah jangan mengeluh kepada masyarakat karena kondisi Pandemi Covid-19,” kata dia.

Dia juga menjelaskan, terkait dengan kondisi pungutan biaya tinggi anak sekolah di masa Pandemi Covid-19 ini, Langkah konkret yang dilakukan olehnya yakni dengan berkoordinasi dengan sekolah setempat.

“Maka kita juga berkoordinasi dengan dinas pendidikan, untuk mengatasi itu,” jelas dia.

Dia menambahkan, menambahkan untuk anggaran pendidikan memang diakuinya masih terbilang kecil, oleh karena itu perlu pihak ketiga juga ikut andil dalam mendukung dunia pendidikan di Lampung.(*)