Pansus Politik Uang Pilgub Lampung Minta KPK Dan Kejati Usut Tuntas Dugaan Gratifikasi

PODIUM, BANDARLAMPUNG – Pansus politik uang pilgub Lampung meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) untuk mengusut tuntas dugaan tindak pidana gratifikasi Bank Mandiri dan BRI.

Dugaan gratifikasi ini soal pemberian kendaraan berupa mobil Innova dan Avanza oleh Bank Mandiri dan BRI ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Bawaslu Lampung.

“Kita (Pansus) minta KPK dan Kejati Lampung untuk mengusut tuntas permasalahan ini,”kata ketua Pansus Politik Uang Pilgub Lampung Mingrum Gumay, Rabu (28/8).

Saat ini, kata Mingrum, tugas pansus politik uang pilgub Lampung selesai.
Selanjutnya berdasarkan paripurna, sambung Mingrum, pihaknya melanjutkan dugaan tindak pidana politik ke beberapa instansi telah direkomendasikan.

“Saat ini kita menunggu hasil audit BPK RI Perwakilan Lampung. Tidak ada tenggat waktu terkait proses audit tersebut. Kita juga meminta lembaga pengaudit dapat bekerja secara profesional,”ucap Sekretaris DPD PDIP Lampung tersebut.

Saat disinggung apakah pihaknya bakal mengawal persoalan ini di ranah aparatur hukum, mengingat jabatan anggota DPRD Lampung periode 2014-2019 bakal habis pada awal September 2019 mendatang ?

“Kita lihat nanti. Kan hanya di kanan dan kiri sini kantornya,”ungkap anggota Komisi II DPRD Lampung. (Red).