Pemdes Banding Sosialisasikan Hak-Kewajiban Pajak Bumi Dan Bangunan

PODIUM,LAMPUNG SELATAN, – Pemerintahan Desa ( Pemdes ) Banding Kecamatan Rajabasa Lamsel melaksanaan Sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada kamis,(16/7/2020)

Sosialisasi yang dilaksanakan di kantor desa Banding yang di ikuti oleh para kepala Dusun dan ketua RT serta aparatur desa setempat.

Dalam kegiatan tersebut turut di hadiri Camat Rajabasa yang di wakili Sekcam Drs.Komaruddin Raes, KUPT Dinas Perpajakan Holman, kepala desa Banding Juherudin, Petugas Pajak Kecamatan Rajabasa Murni, serta ketua BPD desa Banding.

Juherudin selaku Kades Banding dalam sambutannya menjelaskan kegiatan sosialisasi ini menggunakan Dana Bagi Hasil (DBH) pajak yang di kucurkan oleh kabupaten Lampung Selatan ( Lamsel ).

” Dalam kegiatan sosialisasi ini menggunakan anggaran dari Dana Bagi Hasil ( DBH ) pajak, bukan dari Dana Desa,
Kemudian kami juga selaku pemerintahan desa Banding mengucapkan terima kasih kepada Pihak Dinas Perpajakan kabupaten Lampung Selatan dengan di lakukannya sosialisasi pajak ini “.

” Maka kami harapkan para peserta sosialisasi (Kadus dan RT) dapat memahami apa yang di jelaskan oleh UPT Perpajakan, kalau ada yang belum jelas agar di tanyakan supaya betul betul paham”, Ungkap Juherudin.

Sekcam Rajabasa Drs.Komaruddin Raes saat membuka secara resmi pelaksanaan sosialisasi PBB di desa banding mengatakan Bahwa pentingnya kita selaku warga masyarakat untuk menjadi masyarakat yang taat pajak.

” Kita selaku warga negara yang baik taat aturan Hukum, punya hak dan kewajiban untuk membayar pajak,. karena dengan membayar pajak kita mendukung segala aspek pembangunan pemerintah “.

Drs.Komaruddin Raes juga menambahkan , Mudah mudahan adanya sosialisasi Pajak ini menambah pemahaman masyarakat tentang manfaat dan pentingnya membayar pajak.

” Perlu juga kita semua ketahui dan Fahami bahwa dari membayar pajak tersebut maka akan di kembalikan oleh pemerintah dengan berupa pembangunan dan sebagainya”

” saya harap setelah sosialisasi ini,pendapatan pajak desa banding akan meningkat lebih baik lagi”.

” kami juga berterima kasih dalam pelaksanaan sosialisasi ini, peserta masih mengikuti protokol covid 19,dengan tetap memakai masker dan menjaga jarak” , Tegas Komaruddin.

Sementara KUPT dinas Perpajakan Holman dalam sosialisasi tersebut mengatakan tentang pelaksanaan sosialisasi pajak bumi dan bangunan ini guna memberikan penjelasan dan informasi kepada petugas pajak di desa

Juga di sampaikan oleh Holman bahwa pajak desa Banding pada tahun sebelumnya terhitung kecil hanya kisaran 20% ,saja.”ucapnya.

Mudah mudahan pada tahun 2020 ini Pajak desa Banding bisa lebih meningkat,meskipun wajib pajak desa Banding sendiri yang Rp.30.000,- sekitar 80 % cukup banyak.

Juga tak kalah penting dalam pembayaran pajak ini,adanya kesadaran dari masyarakat itu sendiri”tukasnya.(Sustari/HSN)