Penyerahan Penghargaan Lomba Desain Kaway Plastik 2020

PODIUM, BANDARLAMPUNG, – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi Dekranasda Provinsi Lampung dan Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Provinsi Lampung yang telah berupaya membangkitkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui Lomba Desain Kaway Plastik di tengah Pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Arinal saat menghadiri penyerahan penghargaan pemenang Lomba Desain Kaway Plastik di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Minggu (9/8/2020) malam.

“Hal ini menunjukkan kontribusi pelaksanaan tata kelola yang baik dalam rangka menghadapi covid-19 dan menumbuh kembangkan UMKM,” ujar Gubernur Arinal.

Arinal mengatakan penyelenggaraan lomba ini membuktikan bahwa setiap orang masih bisa berkarya di tengah situasi sulit saat ini. “Bahkan memberi peluang munculnya usaha kreatif baru di bidang fashion,” imbuh Arinal.

Kaway Plastik sendiri merupakan sebuah karya kreatif yang terinspirasi dari Alat Pelindung Diri (APD) yang dikombinasikan dengan tapis yang merupakan kerajinan khas Lampung yang dihasilkan UMKM.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengatakan Lomba Kaway Plastik ini dilatar belakangi oleh kondisi pandemi covid-19 yang saat ini sedang melanda seluruh dunia termasuk Provinsi Lampung.

“Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan lomba kaway plastik ini adalah untuk mendorong kreativitas dan inovasi UMKM, meningkatkan perekonomian UMKM, memberdayakan perajin Iokal dan mendorong semangat kewirausahaan,” ujar Ibu Riana.

Riana menjelaskan seluruh proses pelaksanaan lomba kaway plastik ini telah dilaksanakan dengan mengikuti adaptasi kebiasaan baru yaitu dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Peserta mengajukan desain kaway plastik dalam bentuk video yang dikirimkan melalui media instagram, yang selanjutnya diseleksi oleh tim juri untuk menatapkan 10 besar dan 4 pemenang kategori,” kata Ibu Riana yang juga Ketua IIPG Provinsi Lampung.

Selanjutnya, kata Ibu Riana, peserta mengirimkan fisik desain kaway plastik untuk dinilai langsung oleh tim juri di Jakarta. “Dan malam ini diumumkan Juara 1, 2 dan 3,” katanya.

Juri sendiri terdiri dari Yanti Airlangga selaku Ketua IIPG Pusat, Arzeti Bilbina seorang peragawati dan model nasional, Wignyo Rahadi seorang fashion designer, vice chairman IFC dan Staf ahli Dekranas Pusat serta Florentina W.H selaku fashion designer nasional.

Jumlah peserta yang mendaftar berjumlah 82 peserta yang terdiri dari 80 peserta berasal dari 14 kabupaten/kota den 2 peserta berasal dari luar Provinsi Lampung yakni Surabaya dan Sidoarjo.

“Dan malam ini sekaligus juga di launching Toples motif Sembage Lampung. Motif sembage telah dimunculkan kembali menjadi motif khas batik lampung yang dapat diaplikasikan kedalam berbagai kerajinan Iainya yang akan memberi nilai tambah pada produk kerajinan tersebut,” kata Ibu Riana.

Pada kesempatan itu, Ibu Riana mengaku terharu atas kejutan yang diberikan di hari ulang tahunnya terutama saat ditayangkannya video puisi persembahan dari putra putrinya. (*)