Peringati Hari Guru Nasional, Ini Kata DPW Prima Lampung

PODIUM, BANDARLAMPUNG, –Hari ini kita memperingati hari guru Nasional, dimana jatuh pada tanggal 25 November setiap tahunnya.

Guru bukan hanya sekedar mengajar, akan tetapi menjadi orang tua kedua bagi anak-anak didiknya di lingkungan sekolah.

Selain mengasuh dan mengasihi, guru juga mengajarkan anak-anak didiknya ilmu pengetahuan.

Baik sosial maupun agama agar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang bermutu dan berkualitas.

Kemudian, menjadi bangsa yang berbudi luhur dan besar serta mampu menghadapi perkembangan dunia

“Selamat hari Guru Nasional. Semoga para guru-guru di Indonesia dapat terus mencetak penerus masa depan bangsa yang berkualitas, “kata Dede Sulaiman sebagai sekretaris DPW PRIMA Lampung.

Selain itu pula tak luput untuk memberikan masukan kepada para tenaga didik khususnya di Lampung agar mengedepankan rasa welas asih dan kemanusiaan kepada para peserta didik baik di semua tingkatan pendidikan.

Mulai dari jenjang dasar hingga jenjang yang lebih tinggi. Hal ini seiring banyaknya para orang tua murid peserta didik yang notabene berasal dari masyarakat berekonomi kurang.

Bahkan masuk dalam data bansos pengentasan kemiskinan pemerintah baik tingkat daerah (APBD) maupun Nasional (APBN) yang masih terus berkonsultasi serta mengeluh dan mengadu kepada Prima Lampung melalui sekretaris nya Dede Sulaiman, yang mana juga merupakan sekretaris wilayah dari Serikat Rakyat Mandiri Indonesia (DPW SRMI Lampung) akan beratnya biaya anak-anak sekolah.

” Mulai dari uang komite yang besar, sehingga menjadi salah satu syarat dalam pengambilan nomor peserta didik dalam menghadapi ujian sekolah maupun ujian nasional harus membayar terlebih dahulu uang komite untuk mendapatkan nomor peserta ujian,”tegas dia.

“Hingga masih adanya laporan para orang tua murid yang ijazah anaknya belum di berikan oleh pihak sekolah akibat belum menyelesaikan tunggakan administrasi pada sumbangan komite,” ucap dia.

“Sampai sejauh ini kami masih terus membangun Posko posko Pengaduan Rakyat untuk menggalang laporan pengaduan masyarakat/orang tua siswa yang mengalami kendala dalam dunia pendidikan bagi anaknya,” Kata dia.

“Dan akan segera menyampaikan kepada pihak-pihak terkait agar mendapatkan solusi dan segera menyelesaikan keluh kesah para orang tua murid,” ucap dia.

Ia berpesan kepada para guru dan pendidik khususnya di Lampung ini agar semboyan pendidikan Tut Wuri handayani, ing ngarso sung tulodo dan ing madya mangun karso bukan hanya menjadi sebuah kiasan.

Akan tetapi dapat memaknai serta mengimplementasikannya dalam lingkungan sekolah.

Ia juga berharap sistem dunia pendidikan kita ini di benahi kembali mulai dari Pendaftaran siswa baru, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) hingga para murid dapat lulus serta mampu dan siap menghadapi dunia globalisasi kedepannya menjadi lebih berkualitas daya manusianya.