Permohonan Maaf Kades Rajabasa Hermansyah Kepada Presiden Ri dan Bupati Lamsel

PODIUM, KALIANDA, LAMPUNG SELATAN,- Kehadiran Kepala desa (Kades) Rajabasa Herman syah, HR, yang didamping Istri, ke Mapolres Lampung Selatan (Lamsel), Guna memenuhi panggilan, atas surat pemberitahuan penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter), terkait laporan Kades jum’at 19 Februari 2021 kemarin.

Unggahan akun Facebook palsu yang mengatasnamakan Herman Kades dan Akun Facebook Palsu Herman Gaoh dengan memasang Poto Profil Kades Rajabasa Herman Syah HR, yang sempat Viral beberapa hari lalu, dengan melakukan penghujatan terhadap kepala negara Presiden Ri, H.Joko Widodo dan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, di jaring Sosial Facebook.

Kehadiran Herman Syah HR, di Mapolres Lamsel pada pukul 10:00 Wib, Kamis 25 Februari 2021, yang langsung menuju ruang Tipiter, guna Klarifikasi biasa, sesuai yang tercantum dalam surat Pemberitahuan  bernomor : Sp2hp/10 4/II/2021/Reskrim.
Tentang pemberitahuan perkembangan hasil penelitian laporan dan pengaduan.

Adapun dalam surat pemberitahuan tersebut diantaranya merujuk dalam,
1. Undang-undang nomor 19 tahun 2016, tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008, tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

2. Laporan polisi nomor : LP/B-202/II/2021/LPG/ResLamsel/spkt, tanggal 19 Februari 2021, tentang dugaan tindak pidana melakukan manipulasi, penciptaan informasi atau dokumen elektronik dengan tujuan agar informasi elektronik atau dokumen elektronik tersebut dianggap data otentik.

3. Surat perintah tugas nomor : Sp.Gas/103/II/2021/Reskrim, tanggal 22 Februari 2001.

4. Surat perintah penyidikan nomor : Sp-Lidik/72/II/2021/Reskrim, tanggal 22 Februari 2021.

Saat dikonfirmasi langsung oleh media di Mapolres Lamsel, Kepala desa Rajabasa Herman Syah HR, mengatakan, ” Itu bukan Akun Facebook saya, dan itu sudah saya laporkan kepolres Lamsel pada hari Jum’at kemaren, dan kedatangan saya hari ini untuk memenuhi pemberitahuan dari polres melalui surat yang telah saya terima”, Jelasnya.

“Ada pihak oknum yang sengaja melakukan pencemaran nama baik saya,   dengan mengunggah Status di Facebook dengan Akun Herman Kades dan Herman Gaoh yang menggunakan Profil Poto saya serta keluarga saya”, Terang Herman.

“Memang betul Akun Facebook asli saya Herman Gaoh, tapi bukan Akun Facebook palsu Herman Kades dan Herman Gaoh yang pada waktu kemaren, dengan mengunggah cacian kepala negara Presiden Ri Bapak H. Joko Widodo dan Bupati Lampung Selatan Bapak H. Nanang Ermanto”, Ungkap Herman.

Didepan Ruang Tipiter kepala desa Rajabasa Herman Syah HR, menyampaikan Permohonan maaf kepada Presiden Ri dan kepada Bupati Lampung Selatan.

“Assalamualaikum Wr Wb.
Saya Herman Syah Kepala desa Rajabasa, memohon maaf kepada Bapak Presiden, Kepada Bapak Bupati Lampung Selatan Hi. Nanang Ermanto, prihal akun Palsu yang mencaci Pak Presiden, mencaci pak Bupati Nanang, karena itu bukan akun saya, adapun cacian akun tersebut, itu bukanlah tindakan terpuji”,

“Saya meminta kepada pihak kepolisian, pihak terkait mengusut tuntas yang dituliskan akun akun tersebut, atas nama desa, Kepala desa , warga desa saya pun merasa resah ulah dari akun tersebut, sekali saya meminta maaf kepada pihak terkait dan segera di tindak lanjuti permasalahan hukum ya”, Tutup Herman.(HSN)