Perwakilan Buruh Dan Nahkoda Canti Pulau Sebesi Datangi Dishub Lamsel

PODIUM, LAMPUNG SELATAN,- Perwakilan buruh dan Nahkoda Kapal Motor ( KM ) pelabuhan Canti pulau Sebesi Kecamatan Rajabasa, mendatangi kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan ( Lamsel ) Jl. Lintas Sumatra, Senin ( 20/07 ).

Kedatangan perwakilan Buruh dan perwakilan Nahkoda Kedinas Perhubungan Lamsel untuk Mempertanyakan tindak lanjut atas permohonan yang telah di ajukan beberapa bulan yang lalu, terkait kondisi dermaga pelabuhan penyeberangan Canti pulau Sebesi yang roboh.

Andi Rizal Selaku Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia ( SPTI ), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( SPSI ) dan sebagai pengelola pelabuhan mengatakan, kondisi jembatan dermaga pelabuhan Canti pulau Sebesi sungguh sangat menghawatirkan , dan untuk segera di bangun .

” Kami perwakilan dari para Buruh dan perwakilan para Nahkoda mendatangi Dinas Perhubungan Lamsel untuk mempertanyakan tindak lanjut dari surat permohonan yang telah kami ajukan Atas nama Serikat Pekerja Transportasi Indonesia ( SPTI ) beberapa bulan yang lalu “.

” Harapan kami dengan Kondisi Dermaga pelabuhan Canti dan Sebesi yang roboh bisa segera dibangun , karena sangat berbahaya bagi masyarakat pengguna jembatan dermaga pelabuhan , masyarakat yang keluar masuk dari dan ke pulau mengeluh dengan ketidak nyamanan mereka dengan kondisi itu. Ujar Andi.

Jainal Aripin Salah satu perwakilan dari Nahkoda kapal mengatakan kondisi jembatan yang sudah roboh sangat tidak layak lagi di pergunakan karena sangat menyulitkan bagi kami untuk menambatkan Kapal motor laut yang hendak bersandar dipelabuhan.

” Kami merasa sangat tidak nyaman saat kapal kami hendak sandar dan menambatkan kapal kami di pelabuhan karena kondisi jembatan yang sudah roboh dan bergoyang, kami khawatir dengan keselamatan kami dan para penumpang “.

” Kami mohon kepada pemerintah kabupaten Lampung Selatan ( Lamsel ) untuk segera membangun Dermaga pelabuhan Canti Pulau Sebesi., Sebelum adanya korban akibat robohnya jembatan itu “, ungkap Jainal.

Hal itu dibenarkan Oleh Bakri selaku perwakilan buruh pelabuhan yang turut mendatangi Dinas Perhubungan Lamsel.

” Kami yang keseharian mencari nafkah sebagai buruh panggul di pelabuhan , sangat tidak nyaman beraktifitas karena kami takut dan selalu merasa Was-was dengan kondisi jembatan dermaga pelabuhan Canti pulau Sebesi yang sudah terasa betul goyangannya “.

Kedatangan masyarakat perwakilan dari buruh dan nahkoda pelabuhan dermaga Canti disambut baik oleh pihak Dinas Perhubungan kabupaten Lampung Selatan Deni Wirawan Kabid angkutan darat Diko yoba Kabid angkutan Laut.

Deni Wirawan mengatakan, Dinas Perhubungan kabupaten Lampung Selatan tidak bisa berbuat banyak karena ketiadaan anggaran dan adanya aturan baru yang di terapkan pemerintah.

” Sekarang yang menangani langsung soal jembatan pelabuhan itu dari pihak kementerian kelautan jadi kami tidak bisa berbuat banyak dengan adanya aturan baru itu, kami hanya bisa menampung dan menyampaikan apa yang menjadi aspirasi, keluhan serta masukan dari masyarakat kepemerintah kabupaten , sesuai apa yang pernah disampaikan pemerintah Lamsel kepada kami beberapa bulan lalu, bahwa pemerintah meminta solusi kepada kami untuk melakukan pembangunan jembatan dermaga pelabuhan Canti pulau Sebesi “.

” Namun kami akan berupa untuk membangun jembatan dermaga pelabuhan itu , mungkin harus menggunakan Dana Talangan atau dana dari apa pun itu, kami akan tetap upaya kan , karena itu untuk kesejahteraan dan kenyamanan serta kelancaran masyarakat pengguna jasa penyeberangan angkutan laut “. Tambah Deni. ( HSN )