Satu Warga Lamsel Masuk ODP, Begini Penjelasannya

PODIUM, LAMPUNGSELATAN, – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid19 Lamsel, dr. Jimmy B. Hutapea memastikan satu orang warga Lamsel masuk dalam Orang Dalam Pengawasan (ODP) .

“Info ini akan kami update sore ini, jadi ODP baru. Sekarang yang bersangkutan masih diisolasi di rumah sakit Bob Bazar,”kata Kadiskes Lamsel ini, Selasa(26/5).

Hal ini mengingat warga kecamatan Rajabasa itu positif Covid-19 dari hasil Rapid Test. Kedepan, pihak rumah sakit berencana melakukan tes Swab.

“Rencananya besok warga kecamatan Rajabasa berjenis kelamin Laki-laki dan berusia 48 tahun itu akan diambil swab untuk dikirim ke Lab,”ungkap Jimmy.

Sementara itu, Kapolres Lamsel, AKBP Edi Purnomo membenarkan
beredarnya kabar di pesan whatsapp tersebut.

Kabar tersebut mempertanyakan kebenaran status supir yang dikabarkan warga desa Canti kecamatan Rajabasa kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) dinyatakan positif Covid-19.

Setelah itu, yang bersangkutan kabur dari Cilegon, Banten menuju kampung halamannya.

“Sudah diamankan dan diberi pengertian mas.Insya Allah akan dirawat di Bob Bazar,”jelas dia.

Sebelumnya, beredar kabar yang mempertanyakan kebenaran status seorang supir yang dikabar warga desa Canti kecamatan Rajabasa kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) yang dinyatakan positif Covid19 kabur dari Cilegon, Banten menuju kampung halamannya.

Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Aparat kepolisian mencoba menjemput dirumahnya. Namun, ia berhasil kabur dari rumahnya dan bersembunyi di kebun warga.

Info tersebut sempat beredar di grup Whatsapp dan tersebar di handphone masyarakat, sekaligus mempertanyakan kebenaran informasi itu.

Pesan tersebut berbunyi, sekedar berbagi informasi bagi semua yang tidak terlalu penting untuk bos agar menghidari desa canti.

saya mendapatkan informasi dari pihak aparatur desa Betung bahwa ada satu warga canti yang berstatus pasien positif Covid -19 yang sampai sekarang masih dalam pencarian.

Kronologi pasien fositif berprofesi seorang supir di kota Cilegon telah dilakukan rapid test dan dinyatakan positif corona.

Tetapi, pasien berhasil kabur menyebrang ke Bakauheni semalam dan tiba di desa canti.

Tadi pagi telah dilakukan penjemputan oleh pihak Dinkes dan aparat kepolisian namun pasien berhasil kabur ke perkebunan warga. Dan sampai saat ini masih dilakukan pencarian…

Untuk itu bg kita yg tidak benar2 penting untuk bs mempertimbangkan untuk menyebrang ke canti..🙏” (HSN)