Soal Dugaan Pelecehan Jurnalis Oleh Oknum Pegawai RSUDAM, Ini Kata AWPI

PODIUM, BANDARLAMPUNG, – Sejumlah awak media melakukan peliputan saat terjadi penyegelan terhadap parkir di areal Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung, oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, di lokasi RSUDAM oknum manajemen RSDAM malah lontarkan tudingan kepada para jurnalis yang sedang menjalankan tugas dilapangan, Kamis(19/12)

Oknum tersebut mengatakan bahwa, media ini mengadu domba dan meruncing masalah, ia juga mengatakan media selalu mencari keburukan orang, tidak pernah memberitakan prestasi-prestasi yang pernah di lakukan oleh pihak RSUDAM, Ujar oknum di tengah kerumunan awak media.

Merespon sikap yang dilakukan oleh oknum manajemen pihak RSUDAM terkait ujaran terhadap awak media tersebut, Refky Rinaldy, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kota Bandar Lampung angkat bicara, Ia mengatakan bahwa, apa yang sudah di lontarkan oleh si oknum jelas sangat tidak objektif.

“Yang pertama begini, saya rasa yang di lakukan oleh oknum tersebut ini tudingan yang membabibuta, jangan seperti itulah, Jurnalis ini bukan lah musuh bagi banyak orang, tugas jurnalis bukan mengadu domba, bukan meruncing masalah, itu harus di pahami, jurnalis saat bekerja di lapangan pun itu berlandaskan produk hukum yang jelas, punya kode etik, jadi jangan sembarangan,” Kata Ketua DPC AWPI Kota bandar lampung di kantor nya.

Refky juga menyampaikan, jangan sampai membuat publik menjadi sebelah mata melihat keberadaan media atau jurnalis, dengan sikap yang juga tak elok dilakukan oleh seseorang yabg berpendidikan, ia pun merasa hal ini harus segera di selesaikan, agar tidak berdampak buruk yang berkepanjanga.

“Jangan kemudian dengan adanya problem pihak pihak terkait dengan masalah parkir ini, menjadikan media sebagai kambing hitam nya, ini gak bagus ini,” Ungakapnya.

Lanjutnya, bicaralah yang baik dengan awak media jurnalis ini bukan orang yang tak berpendidikan, jadi tetap ada etika-etika yang harus di jaga terhadap siapapun dan dimana pun, kalau seperti ini kan jadi tidak bagus.

Pihaknya akan melakukan konfirmasi dan meminta kejelasan lebih lanjut perihal tudingan ini, agar semua tidak menjadi masalah yang kemudian berlarut-larut, dan merusak citra media serta jurnalis, tegasnya.(Red)