SURAT TERBUKA UNTUK BUPATI LAMPUNG TIMUR

POIUM , LAMPUNG TIMUR , –

SURAT TERBUKA UNTUK BUPATI LAMPUNG TIMUR

Yang Terhormat,
Saudara M. Dawam Rahardjo Bupati Lampung Timur saat ini !

Ditulis Oleh Arip Setiawan.

Aktivis Gerakan Pemberantasan Korupsi Serta Mantan Penyelenggara Pemilu dan EX Sekum KONI Lampung Timur Masa bakti 2022-2026, yang katanya di berhentikan atas Dasar Perintah Saudara.

Assalamu Alaikum Wr WB..
Tabik Pun . . .

Ketegangan Psikologis Politik masyarakat Lampung Timur tahun 2024 saat ini sedang kumat, karena seiring dengan perhelatan Pilkada serentak tahun 2024 yang akan berlangsung sebentar lagi, saat ini Ketegangan psikologis semakin bertambah, karena dalam Perhelatan Pilkada Serentak tersebut muncul nama-nama calon Kepala Daerah & Wakil Kepala Daerah, termasuk diri Anda, yang sedang sibuk mencari Perahu Politik yang akan Anda Gunakan untuk mencalonkan Kembali untuk yang kedua kalinya, semakin membuat cenat-cenut kepala masyarakat Lampung Timur.

Saat ini Anda sudah terpilih menjadi seorang Bupati mewakili masyarakat Lampung Timur, saat itu saya secara Pribadi mengucapkan selamat tapi jangan lupa pada janji-janji di saat kampanye Saat itu, Saat ini Anda sudah menjabat Bupati Lampung Timur, Sejumlah modal yang telah Anda keluarkan anggaplah sebagai sedekah untuk demokrasi. Tanpa Anda yang berani menghadapi perhelatan beresiko tinggi ini prosesi demokrasi tidak akan hadir di Bumi Tuwah Bepadan ini.

Bagi Anda saat itu di tahun 2020 telah mengorbankan banyak biaya namun tidak lolos terpilih menjadi Pemimpin Daerah dalam perhelatan Demokrasi saat itu, saya “angkat topi”. Saya tidak seberani Anda untuk ikut menjadi salah satu peserta dalam Perhelatan Demokrasi, baik Legislatif Maupun Kepala Daerah & Wakil Kepala Daerah pada saat itu, dengan mengorbankan sejumlah uang yang tak sedikit jumlahnya. Saya tidak siap menghadapi tekanan batin (stress) ketika kalah. Lebih-lebih kalau uang yang saya gunakan kampanye hasil pinjam dari sana-sini.

Anda yang berhasil dalam perhelatan politik tersebut, jangan lupa. Saya dan masyarakat Lampung Timur sedang dan Masih menunggu janji, saat itu Saya adalah salah satu Pendukung Anda. Memang, sepertinya kurang bijak kalau saya tidak mencoblos & menjadi salah satu pendukung Anda saat itu oleh karena itu sangat Wajar Saya tiba-tiba menagih janji walaupun tidak pernah anda tepati,
Perlu diingat oleh Anda, langit Daerah tempat kami bernaung ini penuh sesak dengan janji yang saling berterbangan dan membentuk asap polusi di atas Bumi Tuwah Bepadan ini, Andaikan para malaikat pencatat amal menyediakan buku kurang besar untuk menampung janji-janji calon dan ‘calon pemimpin di saat kampanye, tampaknya janji-janji itu tidak akan terwadahi, saking banyak dan beragam dari Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur saat ini.

Ingat ! Janji adalah hutang yang mesti ditunaikan, walaupun berjanji di politik merupakan bagian dari strategi. Akan tetapi, dalam ajaran agama janji adalah hutang yang akan ditagih nanti suatu saat. Janji yang disampaikan untuk banyak orang akan ditagih ramai-ramai. Anda yang memiliki nurani sehat, bertanggung jawablah dan tunaikan janji itu sebisa mungkin.

Saya paham, Anda sedang berpikir keras untuk memenuhi janji, berbarengan dengan memikirkan bagaimana caranya agar menang dalam perhelatan saat itu, tampaknya Anda sedang mencari cara agar tidak terbebani oleh janji yang kadung Anda ucapkan. Jangan sekali-kali berani mencari celah untuk menghindar dari janji. Saya tahu, janji yang Anda ucapkan tidak sepenuh hati. Akan tetapi Anda sudah terperangkap dalam jala janji dan perjalanan Anda saat terpilih di tahun 2020 yang lalu, & perlu diingat pula jabatan anda yang terpilih di tahun 2020 tidaklah terlalu lama, dan Pilkada 2024 sudah ada di pelupuk mata.

Anda tidak tahu persis oleh siapa dipilih hingga nanti lolos dari lubang jarum perhelatan demokrasi kala itu, Karena tidak tahu persis siapa yang memilih, penuhi saja janji kepada semua orang. Jangan pilih kasih hanya gara-gara ada Masyarakat Lampung Timur tidak diketahui tidak mencoblos Anda. Anda mungkin sudah tahu bahwa saya adalah salah satu pendukung Anda & sudah pasti memilih Anda, anggaplah saya ini penyempurna dan pelengkap prosesi politik yang menghantarkan Anda meraih kursi jabatan yang diidamkan siang & malam ini, tapi Entahlah untuk Pilkada tahun 2024 ini, Saya sangat begitu kecewanya terhadap Anda.

Anda bayangkan, apabila saya tidak berbeda pilihan dengan pendukung Anda yang lainnya, pasti tidak akan ada proses politik yang legitimated dalam berdemokrasi. Sebetulnya Proses politik yang benar dalam berdemokrasi justeru apabila saya berbeda pilihan abaikan secara bijaksana bagi Masyarakat yang tidak memilih anda, Kalau Nabi Muhammad menyatakan, perbedaan itu adalah rahmat, artinya kelengkapan dan keabsahan politik butuh perbedaan dukungan, kecenderungan, dan pilihan. Perbedaan itu syarat sah berdemokrasi. Jadi, kalau Masyarakat tersebut tidak memilih Anda bukan artinya janji itu tidak perlu ditepati. Anggaplah saya ini pelengkap kemenangan Anda.
Saya dan masyarakat Lampung Timur ini tidaklah muluk-muluk dalam berharap dan menuntut janji. Yang saya inginkan Anda tidak korupsi, tegakanlah Aturan Yang ada dan mengutamakan kepentingan orang banyak di atas kepentingan sendiri, kelompok, dan partai. Memang, Anda terpilih karena, salah satunya, jasa partai, jasa kelompok, dan tim sukses Anda termasuk Saya Pribadi salah satu Pendukung Anda saat itu, Akan tetapi, negeri ini bukan hanya milik partai, kelompok, dan tim sukses Anda, tapi juga milik mereka yang sekarang bergeletakan di pinggir jalan karena tidak punya tempat tinggal, Fakir Miskin, apalagi saat ini terdampak banyak Permasalahan bawahan anda yang tersandung Korupsi serta banyak Infrastruktur baik itu banyaknya Jalan Yang Rusak serta Banyak Gedung – gedung Pemerintah yang terbengkalai dan tidak terawat.

Saat itu Saya siap taat dan menyerahkan mandat kepercayaan kepada Anda untuk melakukan apa saja di Pemerintahan Daerah Lampung Timur, Namun apabila janji Anda saat perhelatan pesta Demokrasi tahun 2020 saat itu dilaksanakan, walaupun Saya adalah salah satu pendukung anda saat itu, Saya terus mengkritisi Kebijakan Anda yang salah dan akan terus merecoki apa yang Anda perbuat di kursi tempat Anda duduk saat ini saat Anda berbuat salah & ingkar dari Janji Politiknya, pada waktunya, Saya sekali-kali akan unjuk aspirasi. Saya tidak akan merecoki gaji bulanan Anda yang dibayar oleh Rakyat ini.

Saya tau Biaya yang Anda keluarkan tidaklah sedikit. Namun, Anda patut bersyukur, sebab lawan politik, yang biayanya mungkin lebih besar, tidak terpilih. Saya dan rakyat Lampung Timur siap membayar pajak untuk “mengongkosi” Anda. Saya rela mengeluarkan sebagian pendapatan saya untuk Anda, karena Anda pemimpin saya, namun jangan banyak tidur dan ingkar janji. Jangan biarkan saya dan rakyat Lampung Timur merana karena di-PHP. Diingkari janji itu terasa sakit, walaupun mungkin lebih sakit lagi ketika saat itu Lawan politik Anda tidak menang dalam perhelatan politik tersebut, padahal modal tidak sedikit keluar. Untuk Anda yang sudah menjadi Bupati Lampung Timur.

Selamat menikmati kemenangan yang hanya sesaat ini untuk mengemban Amanah rakyat Lampung Timur, sekali lagi Saya secara Pribadi & Lembaga mengingatkan jangan abaikan melupakan orang – orang yang telah berjasa, berjuang siang & malam untuk menjadikan Anda seperti Saat sekarang ini menjadi seorang Bupati Lampung Timur, penuhi semua Janji Politiknya! Jangan mudah melupakan hasil kerja keras dan Keringat orang lain yang sudah berjasa terhadap Anda.
Demikian dan Terimakasih, semoga bisa menjadi bahan Renungan bagi Anda.
Wassalamu’alaikum Wr Wb. (*)