Tim Gabungan Ciduk Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga

PODIUM, TULANGBAWANG – Pelarian Samin (29) pelaku pembunuhan sadis satu keluarga akhirnya dibekuk oleh Polsek Dente Teladas bersama Polda Banten.

Samin (29) yang merupakan warga Kampung Maruga, Dusun Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Serang, Banten dibekuk tim gabungan dikediaman orang tuanya.

Sarmin diketahui tega menghabisi nyawa sekeluarga pada Selasa (13/8) lalu, sekitar pukul 03.00 WIB, di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Provinsi Banteng.

“Pelaku ditangkap hari Selasa (20/8), sekitar pukul 07.00 WIB di rumah orang tuanya yang berada di Dusun Umbul Banten, Kampung Sungai Nibung, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang,”kata Kapolsek Dente Teladas AKP Rohmadi, SH mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH, Rabu (21/8).

Sebelum menjalankan aksi kejahatannya,  kata dia, pelaku meneguk miras jenis tuak di Lapo Jalan Lingkar Selatan. Kemudian, dalam posisi mabuk tersebut pelaku mengendarai kendaraannya menuju arah pulang.

Tetapi, kata dia, tidak langsung pulang melainkan memarkirkan sepeda motornya di samping sebuah rumah yang tidak dikenal oleh pelaku.

“Darisana pelaku berniat mencuri di rumah tersebut dan mengambil kayu bekas patok yang berada di depan rumah. Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, pelaku langsung mengambil HP (handphone) merk Asus tetapi aksi pelaku tersebut diketahui oleh para korban,”ungkapnya.

“Kemudian pelaku langsung melakukan penganiayaan secara brutal terhadap para korban dengan menggunakan kayu yang dibawanya,”ungkapnya.

Usai ditangkap oleh tim gabungan, pelaku selanjutnya dibawa oleh Jatanras Polda Banten dan Polres Serang Kota menuju ke Polsek Waringin Kurung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Tempat kejadian perkaranya disana,”ungkapnya.

Untuk diketahui, penangkapan terhadap pelaku ini, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 17 / VIII / 2019 / Polda Banten / Res Serang Kota / Sek Waringin Kurung, tanggal 13 Agustus 2019 tentang tindak pidana pembunuhan. (Sandi)