Tim SAR Gabungan Merak Lakukan Pencarian Dua Korban Hilang Tenggelam

PODIUM, MERAK BANTEN, Pencarian korban ABK yang hilang diperairan laut Merak Banten dari Kmp Mabuhay Nusantara, Rabu Tanggal 31 Maret 2021, sekira pkl 20.50 Wib,hingga hari ini masih dilakukan, dengan menyisir tempat kejadian awal terjatuhnya salah satu korban ABK yang terjatuh saat memancing di Ramp door belakang Kapal Kmp Mabuhay Nusantara saat sedang Anchor.

Dimana sebelumnya, Minggu 28 Maret 2021, sekitar pukul 18:50 Wib, telah menjatuhkan diri seorang penumpang dari Kmp Batu Mandi, yang saat itu kapal sedang berlayar dari pelabuhan penyeberangan Bakauheni Lampung menuju pelabuhan penyeberangan Merak Banten.

Tim SAR gabungan Merak Banten hingga kini masih melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran di lokasi tempat kejadian awal terjatuhnya korban.
Tim SAR gabungan dibagi menjadi 2 (dua) tim, yang terdiri, Basarnas Banten, polair Polda Banten, Lanal Banten, ASDP Merak, Relawan Potensi SAR.

Tim SAR gabungan yang pertama melakukan penyisiran terjatuhnya korban pertama dari KMP Batu Mandi, lima hari yang lalu disekitaran Tempurung, dan Tim SAR gabungan kedua melakukan penyisiran di lokasi pertama terjatuhnya ABK Kmp Mabuhay Nusantara dilokasi saat Anchor kapal, dua hari lalu di seputaran perairan Merak Banten, Kamis (01/04/2021).

Diketahui identitas korban pertama, yang menjatuhkan diri dari Kmp Batu Mandi, Ahmad Riyanto (41) warga kelurahan Pesawahan Kecamatan Teluk Betung Selatan.

Ada pun identitas diri korban kedua, yang terjatuh dari Kmp Mabuhay Nusantara saat memancing, Ahmad Fauzi (23) warga Puncu Rt.002/001 Ds. Puncu Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Menurut saksi (teman korban) Agbha Bachtiar Yusuf, yang saat itu sedang mancing bersama korban menjelaskan, Pada saat kapal sedang Anchor, ABK sedang melakukan aktifitas memancing di atas Kapal.

Saat itu Yusuf dan Ahmad Fauzi (korban) sedang memancing di Ramp door belakang Kapal, kemudian Handphone (Hp) Ahmad Fauzi (korban) tercebur ke laut, lalu korban mencoba mengambil HP tersebut dengan cara melompat ke laut, dan Yusuf pun mencoba memberikan Pelampung dengan cara melemparkan sebanyak 2 Pelampung dari atas kapal ke arah korban, namun tidak satu pun pelampung tersebut yang sampai dan bisa diraih Fauzi (korban), di karenakan arus ombak yg sedang kencang, sehingga pelampung terbawa arus.

Informasi yang di dapat pewarta bersumber informasi Facebook Radmiadi SAR, lalu diteruskan ke pesan singkat melalui WhatsApp pribadi.

Hingga saat ini pencarian yang dilakukan Tim SAR Merak Banten belum mendapatkan hasil, meski kendala cuaca hujan, mendung, angin cukup kencang dan ombak tinggi, namun upaya Basarnas akan tetap melakukan pencarian terhadap korban di lokasi perairan Merak Banten.(HSN)