Waduh, KPK Tetapkan Bupati Lampung Utara Sebagai Tersangka

PODIUM, BANDARLAMPUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menetapkan enam orang tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pejabat dilingkungan pemkab Lampung Utara pada Minggu (6/10) malam lalu.

Berdasarkan press rilis dari KPK, ke enam nama yang berstatus sebagai tersangka, diantaranya Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, Raden Syahril sebagai orang kepercayaan dari Agung Ilmu Mangkunegara.

Kemudian, Syahbuddin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara dan Wan Hendri sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara.

“Ke empat nama ini sebagai penerima. Sementara itu, dua tersangka lainnya sebagai pemberi, yakni Chandra Safari dan Hendra Wijaya Saleh sebagai pihak swasta,”kata Febri Diansyah Juru Bicara KPK RI, Senin (7/10) malam.

Untuk Agung Ilmu Mangkunegara dan Raden Syahril, kata dia, disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP;

Sementara itu Untuk Syahbuddin dan Wan Hendri disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke1 KUHP;

Sebagai pihak pemberi, Chandra Safari dan Hendra Wijaya Saleh Disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP;

Untuk diketahui, KPK melakukan pemeriksaan di kantor KPK terhadap 8 orang dalam kegiatan OTT ini.

Pertama, Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara. Kedua, Raden Syahril sebagai orang kepercayaan dari Agung Ilmu Mangkunegara.

Ketiga, Syahbuddin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara. Keempat, Wan Hendri sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara. Kelima, Chandra Safari dari pihak swasta. Keenam, Hendra Wijaya Saleh sebagai pihak swasta.

Ketujuh Fria Apristama Kepala Seksi Jalan Dan Jembatan Dinas PUPR Lampung Utara. Kedelapan, Reza Giovanna dari pihak swasta. (Red)