Waduh, Pembangunan Gedung Paud di Pekon Bumi Ayu Diduga Syarat Korupsi

PODIUM, PRINGSEWU – Pembangunan Gedung PAUD di RT 01 Dusun 2 Pekon Bumi Ayu diduga bermasalah. Pasalnya, pembangunan yang menelan anggaran sekitar Rp 75 juta berindikasi adanya pengurangan volume material.

Bukan hanya itu saja, Rabat beton dengan panjang 125 Meter dan lebar 2,5 Meter juga diduga kuat tidak memiliki spesifikasi material yang pass.

Dalam investigasi media ini di lokasi pembangunan, ditemukan slof ring balok di gedung paud tidak menggunakan batu split, namun dalam realisasinya tidak menggunakan material tersebut.

Ditempat terpisah, pembangunan rabat beton RT 02 masih disusun yang sama, diduga menggunakan ukuran batu 2 dan 3 setidaknya dalam pembangunan jalan rabat beton itu menggunakan batu ukuran split 1 dan dua.

Saat dikonfirmasi Samikun Ketua RT 01 yang merupakan koordinator tenaga kerja mengatakan bahwa bangunan dengan diameter panjang kali luas 7 Meter kali 7 Meter dengan tinggi bangunan Tiga Meter sudah menggunakan material sesuai dengan Rencana Anggaran Bangunan (RAB).

Saat ditanya soal penggunaan batu split atau tidak Samikun hanya menjawab dengan simpel. “Iya” kata Samikun, Jumat (17/04/2020) Sore.

Namun, sampai saat ini belum ada satupun dari pihak Apartur Pekon Bumi Ayu untuk dimintai klarifikasi soal adanya dugaan pengurangan volume material dalam pembangunan gedung Paud serta jalan rabat beton di RT 01 dan RT 02 Dusun Bumisari, Pekon Setempat. (Red)