Warga Lampura Kecam Dugaan Korupsi Pembangunan RKB

PODIUM, LAMPUNG UTARA, –  Masyarakat Lampung Utara ikut angkat bicara soal dugaan korupsi pelaksanaan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) maupun rehab ruang belajar diberbagai SLTA di Kabupaten Lampung Utara tahun 2020.

Sebab, pembangunan itu disinyalir tidak memacu Permendikbud. No 1 Tahun 2019. Tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Fisik Pendidikan. Sehingga diduga tidak sesuai standar kontruksi.

Seperti halnya di SMA Negeri 1 Abung Timur, Kecamatan Abung Timur serta SMAN Bhakti Mulya Kecamatan Bunga Mayang yang diduga telah mencari keuntungan pribadi pada pelaksanaan pembangunan tersebut.

A.  Syaripudin selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Pemantau Kinerja Aperatur Negara
(Gempur) Lampung Utara, mengecam keras perbuatan atas dugaan penyimpangan itu.

“Yang jelas apabila dia menyalahi aturan spesifikasi yang ada, maka patut ditindak tegas,”terangnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa malam 28/07/2020.

Ia juga meminta agar aparat penegak Hukum (APH) dapat menindak tegas oknum tersebut. Sebab itu salah satu yang merugikan uang negara, karena itu uang rakyat dan itu dunia pendidikan.

“Biar jadi pelajaran buat yang lain, karena tidak menutup kemungkinan sekolah – sekolah yang lain seperti itu juga. Apalagi sekarang ini dunia pendidikan mengenai pembangunan rehab masih booming benar, yang diduga penuh dengan sarat korupsi,”tegasnya. (Ags)